Selasa, 09 April 2013

Tips Berbisnis Untuk Mahasiswa

Bisnis Mahasiswa


Berwirausaha saat masih kuliah? Kenapa tidak? Banyak sekali sudah contoh banyaknya mahasiswa sukses karena mencoba memulai usahanya sembari kuliah. Baik dari usaha jual beli pulsa, sampai jual beli handphone. Dari menjajakan cemilan, sampai bisa buka restoran di pinggir jalan. Dari reseller kaos dari produk orang lain, sampai bisa punya distro sendiri. Banyak sebenarnya cara-cara untuk menjadikan wirausaha ini bagian dari kehidupan belajar bekerja untuk diri sendiri. Apalagi kegiatan perkualiahan tentu dengan jelas mempersiapkan mahasiswa untuk bisa mencari pekerjaan yang layak dengan dirinya setelah lulus kuliah. Dengan berwirausaha, berbisnis, maka mahasiswa belajar untuk bisa bekerja bagi dirinya sendiri dan mengajak orang lain juga menjadi produktif.
Di dalam artikel ini akan diberikan tips dan trik berwirausaha saat sekolah atau kuliah. Sehingga tidak mengganggu aktifitas kuliah itu sendiri. Tips dan trik ini masih dikupas dari kulitnya. Belum sampai pada masalah umum dalam berwirausaha. Namun tetap bisa dijadikan acuan bagi kamu mahasiswa yang ingin segera membuka usaha.

1. Jangan pikirkan tentang modal. Sebagian besar mahasiswa pasti memikirkan modal untuk bisa memulai usaha. Padahal modal bukanlah hal penting utama yang harus ada dalam memulai usaha. Memang benar ada sebagian usaha memerlukan modal, tapi bukan yang utama. Salah satunya meminjam dana. Jika orang tua tidak bisa meminjamkan dana, kamu bisa membuat proposal usaha. Ya, proposal usaha ini bisa kamu ajukan ke kompetisi lomba bussiness plan. Atau bisa mengajak beberapa teman kuliahmu untuk membangun bisnis bersama dengan panduan proposal bisnis tersebut. Banyak hal yang bisa dilakukan memulai usaha tanpa modal. Paling mudah adalah kamu bisa menjadi makelar dari produk orang lain. Tidak perlu biaya kan? Hanya usaha untuk menjualkan produk orang lain dan nantinya kamu bisa mendapatkan uang dari hasil penjualan produknya. Nah, jangan jadikan alasan ya modal sebagai penghambat memulai usaha.

2. Bingung buka usaha apa. Kebingungan buka usaha apa biasanya terjadi saat mahasiswa itu berpikir terlalu jauh bahwa bisnis yang akan digelutinya akan menghasilkan uang banyak dengan mudah dan cepat. Jika berpikir demikian, maka, memulai usaha akan sangat sulit. Mulailah dengan hal sederhana yang bisa kamu jual pada teman-teman kampusmu. Bisa jualan pulsa, jualan kaos, jualan stiker, pernak pernik meja belajar, atau hal apapun yang dianggap sepele untuk memulainya. Anggap saja itu sebagai batu loncat. Dimana usaha itu adalah awal kamu untuk bisa memulai usaha lain yang lebih besar. Karena dengan memulai yang mudah dulu, bisa mengerti bagaimana sistem wirausaha, bisnis itu bekerja. Setelah mapan sekitar 1 tahun memulai usaha, barulah mencari usaha lain yang lebih besar lagi dari segi modalnya, dari segi askpek keuntungannya, dari aspek rekrutment karyawan, karena belajar itu memang dari awal.

3. Jangan mudah bosan. Pengalaman terbaik wirausaha atau bisnis itu memang banyak. Salah satunya menjalani kebosanan. Bosan saat usaha atau pun saat mengalami kebuntuan ditengah jalan memang menyebalkan. Walaupun usaha itu dimulai dari hobby. Perlu visi ke depan sehingga belajar berwurausaha itu tidaklah sekedar iseng atau main-main. Sehingga perubahan perjalanan bisnis itu semakin terasa baik sedikit ataupun banyak. Jadi, catatlah visi wirausahamu itu untuk 3 bulan ke depan, 6 bulan kedepan, 1 tahun kedepan, 2 tahun kedepan. Bosan memang cenderung untuk menyerah. Bisa juga bosan setelah visi dan target dibentuk tapi meleset pada faktanya, jika visi itu meleset, karena adanya hambatan saat berbisnis, adalah hal wajar. Namun kelolalah rasa bosan itu agar tidak segera berhenti belajar berwirausaha.

4. Carilah tentor bisnismu. Mencari guru memang sulit. Apalagi untuk bisnis. Perlu diperhatikan memang guru dalam wirausahamu itu tidaklah tetap. Kadang seorang teman bisa menemanimu untuk memulainya, tapi tidak menjalankannya bersama. Kadang seorang yang baru kamu kenal dalam organisasi di kampus malah sudah menjadi ahli dan baru kamu ketahui sehingga bisa kamu minta untuk membimbingmu. Bahkan guru bisnis juga bisa datang dari saudara sepupu atau paman, pakde, om, dan lainnya. Pengalaman dari team lowkeruniv bahwa guru bisnis bisa dicari dari internet, dari forum-forum, bahkan organisasi internet yang berkumpul bersama atau kopdar. Carilah tentormu dalam bisnis atau wirausaha. Agar keyakinan bisa menjalankan bisnis itu lebih siap dan tidak mudah putus asa.
Tips diatas adalah tips umum yang tentu anda harus “take action” agar bisa terjadi dengan sangat mudah. Anda juga bisa mencari tips lainnya di website kami ini agar kehidupan belajar,kuliah anda tidak melulu soal akademis dan belajar. Tapi juga bisa berisi nilai kemandirian, mencari uang sendiri, dan menghargai diri agar lebih layak mendapatkan uang yang lebih banyak. Keep spirit! Tetap semangat ya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar